Integrasi dan interkoneksi antar
berbagai disiplin ilmu, baik dari keilmuan sekuler maupun keilmuan agama, akan
menjadikan keduanya saling terkait satu sama lain, “bertegur sapa”, saling
mengisi kekurangan dan kelebihan satu sama lain. Dengan demikian maka ilmu
agama (ilmu keislaman) tidak lagi hanya berkutat pada teks-teks klasik tetapi
juga menyentuh pada ilmu-ilmu sosial kontemporer.
Tampilkan postingan dengan label agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agama. Tampilkan semua postingan
Jumat, 28 Desember 2012
Jumat, 30 November 2012
TIPOLOGI HUBUNGAN AGAMA DAN SAINS
Pada abad 20
ini banyak tokoh yang memperbincangkan adanya hubungan islam dan sains meskipun
ada beberapa kalangan yang menentang adanya interaksi antara keduanya. Perbincangan itu melahirkan empat tipologi
hubungan islam dan sains. Tipologi ini berlaku pada disiplin-disiplin ilmu yang
ilmiah seperti fisika, kimia, matematika, astronomi, kedokteran, biologi dan
lain sebagainya. Ada empat macam tipologi yaitu: konflik, independensi, dialog
dan integrasi. Adapun empat tipologi
tersebut yaitu:
Langganan:
Postingan (Atom)