Selasa, 04 Desember 2012

Strategi Pengembangan Sains-Teknologi di Dunia Islam



 Terdapat dua strategi pengembangan Sains dan Teknologi yang diharapkan mampu mengembangkan islam itu sendiri. Yang pertama adalah dengan menciptakan paradigm baru tentang Sains dan Teknologi. Kemudian yang kedua adalah dengan kebijakan pemerintah yang pro pengembangan Sains dan Teknologi. Paradigm disini adalah dengan mengubah cara pandang orang terhadap sains dan teknologi. Karena studi sains dan teknologi telah menjadi bagian dari studi islam yaitu ontology, epistemology, dan aksiologi.

Karena secara ontologism untuk memahami ALLAH SWT, dapat dilakukan melalui ayat-ayat qauliyyah dan kauniyyah. Dan lebih dari 750 ayat al-Qur’an membahas tentang fenomena alam. Dan secara epistemology, pengembangan sains dan teknologi dalam islam melalui bayani, burhani, dan irfani. Dimana bayani adalah menjadikan al-Qur’an dan as-Sunnah sebagai sumber inspirasi. Namun, al-Qur’an dan as-Sunnah tidak boleh hanya dikaji secara literal saja. Sebab konteks ayat tentang fenomena alam cenderung menggambarkan masyarakat arab. Sedangkan burhani merupakan pola pikir yang harus diterapkan dalam pengembangan sains dan teknologi dan membiasakan diri melakukan perenungan, pengamatan, verifikasi, eksplorasi, dan eksperimen tentang fenomena alam. Dan irfani terkait dengan sikap dan aspek esoteric saintis dalam menyikapi suatu fenomena alam. Karena manusia ditugaskan sebagai kholifah di bumi, maka sains juga tidak boleh untuk diri sendiri dan merusak alam. Secara aksiologi, maka sains dan teknologi justru harus mampu dan dapat meningkatkan iman dan ketaqwaan manusia kepada Allah SWT. serta dapat mencerminkan islam sebagai rahmat bagi semesta alam.
Islam senantiasa menekankan perlunya menuntut ilmu. Ada banyak ayat al-Qur’an dan hadis Nabi yang mengajak kaum muslimin untuk menuntut ilmu dimanapun dan kapanpun. Ajakan ini disikapi secara serius oleh pemerintah dan rakyat Iran. Pada tahap awal, pemerintah Republik Islam Iran berusaha membuka peluang sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat untuk bisa mengenyam pendidikan formal dair tingkat dasar 


Sumber :
a. materi kuliah islam dan sains semester 5, oleh bapak Frida Agung
b. blog :  
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar