Sekapur Sirih


Ilmu pengetahuan telah mengalami banyak  perkembangan sejak zaman Abbasiyah hingga saat ini. Banyak sekali tokoh yang mengkaji Al-qur'an dan hadist sebagai sumbernya untuk menngembangkan beberapa ilmu pengetahuan dalam berbagai bidang seperti ilmu fikih, akidah, ahklak, hukum, tauhid, faraid,  kalam, filsafat, biologi, kimia, ilmu kedokteran, falaq, matematika, bahasa, mantiq dan  lain sebagainya. 

Melihat kondisi islam saat ini, banyak sekali kemunduran yang dirasakannya terutama dalam bidang sains. Berbagai faktor mempengaruhi kemundurannya. Berbeda pada zaman para shahabat yang sangat antusias mendalami al-qur'an dan hadist untuk mengembangkan sains. 
Sebagai umat islam yang merindukan zaman keemasan islam dengan sains nya, alangkah baiknya apabila kita mempelajari hubungan islam dan sains dengan harapan dapat mengintegrasi dan interkoneksi islam dan sains nantinya.
Tujuan pembelajaran Islam dan Sains disini yaitu:
1. Mengetahui Historisitas/Sejarah Hubungan Agama dan Sains (pengantar)
2. Mengetahui Tipologi Hubungan Agama dan Sains
3. Mengetahui Historisitas/Sejarah Hubungan Islam dan Sains dalam peradaban Islam
4. Mengetahui Strategi Pengembangan Sains yang Ideal
5.Menjelaskan Keilmuan Integratif-Interkonektif: Paradigma Keterpaduan Islam dan Sains UIN Sunan Kalijaga